Minggu, 10 Februari 2013

Paguyuban Wanita Pembangun Desa Impian




Kartini. Jika mendengar nama itu mungkin kita langsung mengingat tentang perjuangan seorang wanita yang memperjuangkan emansipasi wanita. Tapi ternyata perjuangan kaum wanita tidak hanya berhenti pada Kartini saja.  Masih ada kaum wanita yang berjuang demi membangun Desa impian mereka. Nurpiah seorang wanita dari sebuah Dusun yang terbelakang yang memiliki inisiatif untuk membentuk sebuah paguyuban yang menggerakkan para wanita untuk membuat Desa impian.
            Dasun,itulah nama sebuah Dusun yang terletak di punggung Gunung Wilis tepatnya Desa Joho Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Memang sulit untuk bisa mencapai Desa tersebut karena terletak di lereng gunung maka jalanan naik turun yang  tidak mulus harus ditempuh untuk sampai di Dusun itu. Latar belakang perekonomian warga Dasun cukup sulit. Mayoritas penduduk hanya bekerja sebagi petani di sawah  yang lahannya tidak begitu luas, ada juga yang sebagai peternak namun ternak yang dimiliki pun juga tidak banyak. Sedangkan  ibu-ibu di Dusun Dasun hanyalah sebagai ibu rumah tangga dan membantu para suami mereka bekerja di sawah. Dari semua mata pencaharian warga Dusun Dasun tersebut tentu belum bisa untuk menyejahterakan kehidupan mereka. Bukan hanya kesulitan dalam segi perekonomian saja,namun kurangnya pendidikan dan pengetahuan warga yang membuat Desa tersebut sulit untuk berkembang. Karena masyarakat Dasun hanya mengenyam pendidikan sekolah dasar saja.

Sabtu, 02 Februari 2013

BONEKA KARDUS JEPANG

Satu lagi produk Jepang yang masuk ke Indonesia dan menjadi trend. Memang tidak bisa di sangkal lagi kalau orang Jepang itu memang kreatif dan inovatif. Contohnya yang satu ini yang sedang ngetrend adalah "Boneka Kardus". Yups! sama saja sebenarnya dengan kardus di Indonesia. Tapi yang satu ini kardusnya dibentuk menjadi sebuah boneka. Karena dari kardus sudah pasti tidak sama dengan boneka yang selama ini kita kenal. Boneka ini dibentuk menjadi sebuah action figure dengan penampilan seperti manusia dengan ukuran mini 7 cm dan 13 cm. Boneka ini adalah kreasi dari Azuma Kiyohiko seorang komikus serial manga Yotsuba.



Pahit-pahit Banyak Manfaat

Pare.  Memang banyak yang tidak menyukai dengan jenis sayuran satu ini, karena rasanya yang pahit ditambah lagi dengan bentuk buah yang tidak menarik, yaitu  buah dengan bentuk lonjong, dengan tubuh yang penuh bentol-bentol .Tapi, kalau dimasak dengan benar rasa pahit sayur ini akan menjad enak di lidah. Dibalik rasa sayur yang pahit ini ternyata khasiatnya sangat besar untuk kesehatan.  Pare merupakan  tanaman herba yang tumbuh menjalar berumur satu tahun atau lebih. Tanaman yang merupakan sayuran buah ini mempunyai daun yang berbentuk menjari dengan bunga yang berwarna kuning. Permukaan buahnya berbintik-bintik dan rasa buahnya pahit. Tanaman pare ini sangat mudah dibudidayakan dan buahnya tidak tergantung musim.
            Pare yang punya nama latin Momordica Charantia ini  kaya mineral nabati, kalsium dan fosfor, juga karotenoid. Pare mengandung zat yang bermanfaat sebagai Anti HIV-AIDS, yang disebut Bitter melon. Zat ini dinamai alpha-momorchorin, beta-momorchorin dan MAP30 (momordica antiviral protein 30). Kapsul berisi bubuk biji pare konon biasa dipakai di AS, dan senyawa tersebut diakui menahan laju perkembangan virus HIV-AIDS. Dengan terapi pare, para pengidap HIV-AIDS di Thailand dan AS secara klinis tampak lebih sehat dan berat badanya meningkat.


Rabu, 23 Januari 2013

Resensi Novel : Maryamah Karpov


Akhir Pencarian Cinta

Judul             : Maryamah Karpov

Penulis          : Andrea Hirata

Penerbit        : Bentang Pustaka

Cetakan        : pertama, November 2008

Tebal             : 508 halaman


Maryamah karpov adalah novel tetralogi laskar pelangi ke empat. Di ceritakan pada novel sebelumnya perjuangan Ikal mencari wanita pujaannya dan kini Ikal telah kembali ke kampong halamannya di Belitong setelah bertahun-tahun belajar di Sourbone,Prancis. Kembali ke kampong halamannya membuat Ikal kembali berbaur dengan orang-orang Melayu disertai dengan cerita lucu tentang kebiasaan orang Melayu. Yang paling mengesankan adalah pertemuan kembali Ikal dengan teman-teman masa kecilnya yang tergabung dalam laskar pelangi yang telah tumbuh dewasa.

Review Film : Habibie & Ainun


Pada penghujung 2012 dunia perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya film terbaiknya. Film Habibie & Ainun adalah sebuah film yang di adaptasi dari sebuah novel autobiografi yang berjudul sama karya mantan Presiden Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie. Film ini dirilis pada tanggal 20 Desember 2012. Film yang disutradarai oleh Faozan Rizal dan diproduseri oleh Dhamoo Punjabi dan Manoj Punjabi ini berhasil memecahkan rekor 1,030,000 penonton dalam hanya 7 hari. Film ini bukan hanya menceritakan kehidupan politik sang mantan presiden,namun film ini lebih fokus kepada kisah cintanya dengan almarhum sang istri. Film ini menyajikan kisah yang romantis,menyentuh dan mengharukan.
            Telah lama menuntut ilmu di Jerman semenjak kematian ayahnya di tahun 1955,  Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang akrab dengan nama panggilan Rudi (Reza Rahadian), kembali ke Indonesia pada tahun 1962 untuk meninggalkan sementara risetnya dalam meraih gelar dokter di bidang teknik akibat penyakit tuberkolosis yang ia derita. Saat kepulangannya itulah, Rudi bertemu kembali dengan Hasri Ainun Besari, atau yang lebih akrab disapa dengan Ainun (Bunga Citra Lestari), gadis yang juga seorang dokter dan dahulu pernah menjadi teman satu sekolah Rudi ketika masa sekolah menengah pertama. Setelah mereka dipertemukan kembali muncullah benih-benih cinta diantaranya. Tidak membutuhkan waktu lama bagi Rudi dan Ainun untuk kemudian melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan.