Tampilkan postingan dengan label Biography. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biography. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2013

Anne Frank dari Sarajevo



Zlata Filipovic adalah seorang anak sekolah biasa. Ketika perang saudara pecah pada tahun 1992, dia berusia 11 tahun dan tinggal di Sarajevo, ibukota Bosnia dan Herzegovina. Di dalam buku hariannya dia mencatat apa yang dialami dan dirasakannya ketika kehidupannya yang semula menyenangkan kini dikoyak oleh perang.
“mengapa politik membuat kamu kehilangan kegembiraan, memisahkan kami, ketika kami pun tahu siapa yang baik dan siapa yang tidak. Ada orang-orang Serbia, Kroasia, dan muslim yang baik dan adapula dar mereka yang jahat. Aku sungguh tidak mengerti. Tentu saja karena aku “masih kecil” dan politik adalah urusan “orang tua”. Tetapi menurut kami “yang muda” bisa membuat dunia ini menjadi lebih baik dibandingkan “orang tua”. Karena, kami anak-anak, tentunya tidak akan pernah memilih perang.”
Banyak orang yang menyamakan Zlata dengan Anne Frank, seorang gadis kecil yang mencatat pengalaman-pengalaman mengerikannya di dalam buku hariannya selama perang dunia II. Namun Zlata sendiri tidak mau disamakan dengan Anna. “aku sangat takut. Aku tidak mau mengalami apa yang dialaminya.” Sesungguhnya tepat sebelum hari natal 1993, Zlata dan kedua orang tuanya telah diangkat dengan pesawat keluar dari medan maut Sarajevo menuju kehidupannya yang baru di Paris.
(Source: Oxford Ensiklopedi “Biografi”)

Sabtu, 16 Februari 2013

ILMUWAN MUSLIM : Pencipta Bola Dunia



Tahukah kalian siapa yang pertama kali membuat globe diatas? Perlu kalian tahu bahwa ternyata yang pertama kali membuatnya adalah seorang ilmuan muslim yang bernama Al-Idrisi. Berikut adalah sejarahnya:

Al-Idrisi dikenal masyarakat barat sebagai seorang ahli geografi yang menciptakan bola dunia (globe). Ia juga mahir mengukur garis bujur dan garis lintang dengan hanya menggunakan papan gambar semacam peta dunia yang disebut Lauhul Tarsim. Beberapa mahasiswa menyanjungnya sebagai ahli geografi terbesar abad pertengahan. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad Ibnu Muhammad Ibnu Abdullah Ibnu Idris asy-Syarif, tetapi lebih dikenal dengan nama asy-Syarif al-Idris karena silsilah keturunannya yang agung. Ia lahir pada tahun 1100 (493 H) di Ceuta, Spanyol. Selama 3 abad, nama al-Idrisi sangat populer hingga ke Eropa. Peta buatannya adalah satu-satunya peta yang ada pada masa itu.
         Al-Idrisi menempuh pendidikannya di Kordoba. Seperti ahli geografi lain, ia juga sering bepergian ke sejumlah tempat yang jauh,